Kutai TimurSosial Budaya

Banjir di Sangatta Selatan Renggut Nyawa Balita, Karang Taruna dan DPRD Kutim Sampaikan Duka dan Seruan Penguatan Mitigasi

15
×

Banjir di Sangatta Selatan Renggut Nyawa Balita, Karang Taruna dan DPRD Kutim Sampaikan Duka dan Seruan Penguatan Mitigasi

Sebarkan artikel ini

SANGATTA – Duka mendalam menyelimuti Kabupaten Kutai Timur (Kutim) di tengah bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah dalam beberapa waktu terakhir. Musibah tersebut tak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga merenggut nyawa seorang anak perempuan, meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar.

Korban diketahui bernama Zhafirah Azzahra (15 bulan), warga Jalan Kampung Baru, RT 21, Desa Singa Geweh, Kecamatan Sangatta Selatan. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa tepat di belakang rumahnya pada Jumat (6/2/2026). Peristiwa ini menggetarkan hati banyak pihak dan menjadi simbol betapa besarnya dampak bencana bagi kelompok paling rentan, khususnya anak-anak.

Sebagai wujud kepedulian dan solidaritas, Karang Taruna Kabupaten Kutim bersama DPRD serta jajaran Pemerintah Kabupaten Kutim mendatangi rumah duka pada Rabu (11/2/2026). Kehadiran mereka tidak hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga sebagai bentuk empati, dukungan moral, dan komitmen bersama dalam meningkatkan keselamatan warga di tengah ancaman bencana.

Ketua Karang Taruna Kutim, Arsyl Dyago Tandi, menegaskan bahwa peristiwa ini harus menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya keselamatan masyarakat.
“Sebagai generasi muda, kami memiliki tanggung jawab moral untuk menyuarakan kepentingan masyarakat. Kami tidak ingin ada lagi korban yang berjatuhan. Satu nyawa yang hilang sudah cukup menjadi pengingat bahwa keselamatan warga harus ditempatkan di atas segalanya,” ujarnya.

Sejumlah instansi dan unsur terkait turut berpartisipasi dalam kunjungan tersebut, di antaranya Bunda PAUD Kabupaten Kutim, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Puskesmas Sangatta Selatan, Camat Sangatta Selatan, Lurah Singa Geweh, Tim Tanggap Bencana (Tagana), Basarnas, Karang Taruna, serta Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setkab Kutim. Hadir pula anggota DPRD Kutim, Pandi Widiarto dan Akbar Tanjung, sebagai bentuk dukungan legislatif kepada keluarga korban.

Anggota DPRD Kutim, Akbar Tanjung, menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah tersebut.
“Dengan penuh keprihatinan, saya menyampaikan duka yang mendalam atas bencana banjir yang kembali melanda daerah kita, terlebih dengan adanya warga yang meninggal dunia. Ini adalah kehilangan yang sangat menyakitkan bagi kita semua,” ujar legislator dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.


Ia juga mendorong agar langkah-langkah mitigasi dan penanganan banjir diperkuat demi melindungi masyarakat ke depan.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kutim, Siti Robiah Ardiansyah, meskipun tidak dapat hadir secara langsung, turut menyampaikan salam dan ucapan duka cita kepada keluarga korban.


“Saya turut berduka cita atas meninggalnya ananda Zhafirah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan keikhlasan dan ketabahan, serta Allah SWT menggantinya dengan kebaikan yang lebih besar,” pesannya.
Kakek korban, Baharuddin, mengaku masih sangat terpukul atas kepergian cucunya. Meski demikian, ia berusaha mengikhlaskan musibah tersebut dan berbaik sangka kepada takdir Allah SWT, seraya berharap kejadian serupa tidak kembali menimpa keluarga lain di wilayah tersebut.


Kehadiran Karang Taruna, Pemkab Kutai Timur, DPRD, serta seluruh unsur terkait diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga, meskipun tidak ada yang mampu menggantikan kehilangan nyawa manusia. Peristiwa ini sekaligus menjadi panggilan bersama bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat upaya pencegahan banjir, meningkatkan pengawasan lingkungan, serta mengedukasi masyarakat dan orang tua mengenai keselamatan anak, demi mencegah terulangnya tragedi serupa di masa mendatang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *