Kutai Timur

Dinas Koperasi Kutim Petakan UMKM Lokal untuk Dukung Operasional Dapur MBG

18
×

Dinas Koperasi Kutim Petakan UMKM Lokal untuk Dukung Operasional Dapur MBG

Sebarkan artikel ini


SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Koperasi dan UMKM akan melakukan pemetaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh wilayah Kutai Timur guna mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kutim, Marhadin, mengatakan pemetaan tersebut bertujuan membangun sinergi antara UMKM lokal dengan Asosiasi Pengusaha Penyedia Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta mitra pengelola dapur MBG di masing-masing wilayah.

“Kami akan melakukan pemetaan UMKM di Kutai Timur. Hasil pemetaan ini akan dibangun sinerginya dengan pihak APPMBGI, SPPG, dan mitra di masing-masing dapur MBG,” ujar Marhadin.

Langkah ini diharapkan dapat memastikan kebutuhan bahan baku dapur MBG dipenuhi oleh pelaku usaha lokal, sehingga manfaat program tidak hanya dirasakan oleh para siswa penerima manfaat, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian daerah.

Ketua Fraksi PKS DPRD Kutai Timur, Akbar Tanjung, turut mendorong agar pelaksanaan program MBG tidak memicu inflasi bahan pokok di tingkat kecamatan saat seluruh dapur MBG mulai beroperasi.
“Kami akan mendorong petani, peternak, dan UMKM untuk lebih produktif dalam menyambut operasional MBG di desa-desa,” kata Akbar.

Menurutnya, peningkatan kapasitas produksi sektor pertanian, peternakan, dan UMKM menjadi kunci agar kebutuhan dapur MBG dapat terpenuhi tanpa mengganggu stabilitas harga pangan di masyarakat.
Sementara itu, Ketua APPMBGI Kutim, Habibi, menegaskan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis harus melibatkan seluruh pelaku UMKM yang tersebar di 18 kecamatan di Kutai Timur.

“Program Makan Bergizi Gratis wajib sukses di Kutai Timur dengan melibatkan seluruh pelaku UMKM yang tersebar di 18 kecamatan. Program ini bukan hanya untuk gizi siswa, tetapi juga untuk pemberdayaan petani, peternak, dan UMKM yang ada di Kutai Timur,” ujarnya.
Habibi menjelaskan, sekitar 100 dapur MBG yang akan beroperasi di 18 kecamatan nantinya akan disinkronkan dengan pelaku UMKM lokal melalui kerja sama APPMBGI dan Dinas Koperasi dan UMKM Kutim.

Melalui kolaborasi tersebut, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan mampu menciptakan dampak ganda, yakni meningkatkan kualitas gizi peserta didik sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan petani, peternak, dan UMKM lokal di Kutai Timur. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *