Kutai Timur

Serap Masukan Publik, RSUD Kudungga Mantapkan Langkah Tingkatkan Kualitas Pelayanan

19
×

Serap Masukan Publik, RSUD Kudungga Mantapkan Langkah Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Sebarkan artikel ini

SANGATTA – RSUD Kudungga Kutai Timur menggelar Public Hearing secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (28/8/2026). Kegiatan tersebut mengangkat agenda Sosialisasi Rencana Strategis (Renstra) Bisnis Tahun 2025–2029, Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027, serta sosialisasi jenis pelayanan dan standar pelayanan di RSUD Kudungga.

Kegiatan ini diikuti secara daring oleh Dewan Pengawas RSUD Kudungga, Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur, para camat se-Kutai Timur, pimpinan puskesmas se-Kutai Timur, sejumlah klinik, kepala desa di Kecamatan Sangatta Utara, para ketua RT se-Kecamatan Sangatta Utara, jajaran pejabat manajerial di lingkungan RSUD Kudungga, serta sejumlah paguyuban masyarakat di Sangatta, di antaranya KKSS, IKJ, IKB NTT, dan NKBKT.

Direktur RSUD Kudungga, dr. Muhammad Yusuf, M.Kes, menyampaikan langsung materi terkait arah dan strategi pengembangan rumah sakit melalui Renstra Bisnis 2025–2029 dan Renja 2027. Materi juga disampaikan oleh para kepala instalasi dan unit di lingkungan RSUD Kudungga, khususnya terkait jenis pelayanan serta standar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Menurut dr. Muhammad Yusuf, kegiatan Public Hearing tidak hanya dimaksudkan sebagai agenda sosialisasi, tetapi juga menjadi sarana untuk mendapatkan masukan secara langsung dari masyarakat dan para pemangku kepentingan.

“Kami ingin Renstra Bisnis 2025–2029 dan Renja 2027 ini tidak hanya menjadi dokumen perencanaan. Yang paling penting adalah bagaimana seluruh rencana tersebut bisa diterapkan dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” kata dr. Muhammad Yusuf.

Ia menegaskan, masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya RSUD Kudungga melakukan perbaikan pelayanan secara berkelanjutan. Melalui dialog dan komunikasi terbuka, rumah sakit dapat mengetahui berbagai kebutuhan, harapan, maupun persoalan yang dirasakan masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan.

Public Hearing ini menjadi ruang untuk membangun komunikasi dan komitmen bersama antara pihak rumah sakit, pemerintah, fasilitas kesehatan, serta masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kutai Timur.

Adapun kegiatan tersebut memiliki sejumlah tujuan, di antaranya menggalang komitmen internal dan eksternal dalam mendukung pelaksanaan Renstra Bisnis 2025–2029 dan Renja 2027. Selain itu, standar pelayanan diharapkan dapat menjadi acuan kerja dalam menjamin kepuasan dan keselamatan pasien.

Kegiatan ini juga menjadi ruang dialog bagi masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk menyampaikan masukan, saran, maupun aspirasi yang konstruktif demi mendorong perbaikan pelayanan secara berkelanjutan.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Sejumlah peserta aktif mengajukan pertanyaan, terutama terkait berbagai aspek pelayanan yang diberikan RSUD Kudungga.

Respons tersebut menunjukkan adanya perhatian dan kepedulian masyarakat serta para pemangku kepentingan terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Kudungga.

Melalui kegiatan ini, RSUD Kudungga berkomitmen untuk terus memperkuat keterbukaan komunikasi dengan masyarakat dan menjadikan masukan publik sebagai bagian penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, aman, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *