Balikpapan, 5 Mei 2025 – Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Muchlisa tenggelam di perairan Tefuk, Balikpapan, Senin (5/5/2025) sekitar pukul 14.30 WITA, hanya beberapa ratus meter dari Dermaga Penajam Paser Utara (PPU). Kapal dilaporkan mengalami gangguan teknis saat akan bersandar, sebelum akhirnya seluruh badan kapal tenggelam.
Meski seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat menggunakan kapal ferry lain yang lebih dahulu merapat, dua awak kapal (ABK) masih dinyatakan hilang. Diduga, keduanya tengah berusaha menyelamatkan dokumen penting saat kapal mulai miring.
Kepala KSOP Kelas I Balikpapan, Kapten Heru Susanto, menjelaskan bahwa kerusakan terjadi pada poros baling-baling kapal yang patah, sehingga menyebabkan air laut masuk ke ruang mesin. “Kapal sempat bertahan sambil menunggu penyelam dari perusahaan, namun pompa tidak mampu mengatasi volume air yang masuk. Akhirnya kapal tenggelam,” jelasnya.
Menurut kesaksian penumpang, sempat terjadi kepanikan di dalam kapal, terutama karena banyak dari mereka membawa anak-anak kecil. Evakuasi berlangsung cepat berkat kehadiran kapal ferry lain yang segera membantu proses penyelamatan.
Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara, menegaskan bahwa pencarian dua ABK yang hilang menjadi prioritas. Tim penyelam gabungan dari TNI AL, Ditpolairud, dan Basarnas akan kembali melanjutkan pencarian esok pagi setelah penyelaman hari ini dihentikan akibat jarak pandang yang terbatas. Lokasi dugaan korban telah ditandai oleh tim penyelam.
Pihak berwenang masih terus menyelidiki insiden ini untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan serta memastikan penanganan lebih lanjut terhadap korban dan keselamatan pelayaran di wilayah tersebut.














