Sosial Budaya

170 Jamaah Haji Kutim Dilepas Penuh Haru, Bupati Ardiansyah: Jaga Niat dan Kesabaran

20
×

170 Jamaah Haji Kutim Dilepas Penuh Haru, Bupati Ardiansyah: Jaga Niat dan Kesabaran

Sebarkan artikel ini


SANGATTA – Suasana haru dan penuh kekhidmatan menyelimuti Masjid Agung Al-Faruq, Bukit Pelangi, Minggu (3/5/2026), saat 170 jamaah haji asal Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dilepas menuju Tanah Suci. Tangis bahagia keluarga yang mengantar berpadu dengan lantunan doa, mengiringi langkah para jamaah yang akhirnya mewujudkan penantian panjang untuk menunaikan rukun Islam kelima.

Pelepasan jamaah dilakukan secara resmi oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, didampingi Wakil Bupati Mahyunadi. Acara tersebut turut disaksikan oleh para undangan serta keluarga jamaah yang hadir dengan penuh haru dan doa.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menyampaikan rasa syukur sekaligus pesan mendalam kepada para calon jamaah agar menjalankan ibadah haji dengan penuh keikhlasan dan kesabaran.

“Perjalanan haji adalah panggilan mulia yang dinanti dalam waktu panjang. Ada yang menunggu hingga belasan tahun, bahkan lebih. Maka manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, luruskan niat, dan jaga kesabaran selama menjalankan ibadah,” ujarnya.

Ia menegaskan, ibadah haji tidak hanya menuntut kesiapan fisik dan finansial, tetapi juga kesiapan mental dan spiritual. Para jamaah diimbau untuk menjaga perilaku, menghindari perdebatan, serta memperbanyak ibadah selama berada di Tanah Suci.

“Jagalah sikap selama berhaji. Hindari perbuatan yang tidak bermanfaat dan hal-hal yang dapat mengurangi kesempurnaan ibadah. Perbanyak doa di tempat-tempat mustajab seperti Masjidil Haram, Masjid Nabawi, Arafah, dan Raudhah,” pesannya.

Bupati Ardiansyah yang diketahui telah dua kali menunaikan ibadah haji juga mengajak para jamaah untuk turut mendoakan daerah dan bangsa Indonesia, khususnya Kabupaten Kutai Timur, agar senantiasa diberikan perlindungan, keberkahan, serta dijauhkan dari berbagai musibah.

Pelepasan ini menjadi momentum penuh makna, tidak hanya bagi para jamaah dan keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Kutim yang turut mendoakan kelancaran ibadah haji tahun ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *