Pemerintahan

Safari Dakwah di Karangan, Camat Karangan Ajak Masyarakat Perkuat Ukhuwah Islamiyah

18
×

Safari Dakwah di Karangan, Camat Karangan Ajak Masyarakat Perkuat Ukhuwah Islamiyah

Sebarkan artikel ini

KARANGAN – Ribuan masyarakat memadati Masjid Besar Ar Raudah, Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), dalam kegiatan Safari Dakwah dan Tabligh Akbar yang menghadirkan ulama asal Samarinda, KH Muhammad Dzofaruddin, Kamis (4/6/2026) pagi.Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri langsung oleh Ardiansyah Sulaiman bersama Ketua BKMM-DMI Kutim Ny. Hj. Siti Robiah.

Turut hadir Kepala BKPSDM Kutim Misliansyah, Camat Karangan H. Muhammad Reza Fahlevi, Camat Sangkulirang Cipto Buntoro, unsur Forkopimcam, serta para tokoh agama Islam dari berbagai wilayah di Kecamatan Karangan.

Dalam sambutannya, H. Muhammad Reza Fahlevi menyampaikan bahwa Safari Dakwah dan Tabligh Akbar menjadi sarana penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Menurutnya, kegiatan semacam ini perlu terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah agar mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan seperti ini. Manfaatkan momentum ini sebaik-baiknya, dengarkan tausiyah yang disampaikan, dan ambil hikmah yang dapat menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Kehadiran KH Muhammad Dzofaruddin mendapat sambutan hangat dari jamaah yang antusias mengikuti rangkaian tabligh akbar hingga selesai. Tausiyah yang disampaikan mengajak umat Islam untuk memperkuat keimanan, menjaga persatuan, serta meningkatkan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Safari Dakwah dan Tabligh Akbar tersebut diharapkan menjadi momentum yang membawa keberkahan bagi masyarakat Karangan. Selain memperkuat keimanan dan ketakwaan, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi serta kebersamaan antarwarga dalam mewujudkan kehidupan sosial yang harmonis dan religius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *