SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bersama PT PLN (Persero) terus memperkuat sinergi dalam upaya pemerataan akses listrik hingga ke wilayah-wilayah terpencil. Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi jajaran PLN dengan Bupati Kutim H. Ardiansyah Sulaiman di Ruang Kerja Bupati, Jumat (5/6/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri Manager Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) PLN Kaltim Nur Hakim, Manager PLN UP3 Bontang Sri Wahyuningsih, Manajer ULP PLN Sangatta Muhamad Hery Barus beserta jajaran. Turut mendampingi Bupati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Noviari Nor, Kepala Bagian Sumber Daya Alam Deki Hermawan, serta Plt Camat Sandaran Mulyadi.
Bupati Ardiansyah Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada PLN atas perhatian dan dukungan yang terus diberikan dalam program elektrifikasi desa di Kutai Timur. Menurutnya, luas wilayah Kutim menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan pembangunan, termasuk penyediaan energi listrik bagi masyarakat di pelosok.
“Untuk PLN kami ucapkan terima kasih dan kita bersyukur. Terus terang Kutai Timur ini betul-betul mendapat perhatian dari mereka,” ujar Ardiansyah.
Ia mengenang saat mengajak jajaran PLN meninjau langsung sejumlah wilayah yang belum terjangkau jaringan listrik. Kunjungan tersebut, kata Ardiansyah, bertujuan memperlihatkan kondisi riil di lapangan sekaligus besarnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan dasar kelistrikan.
“Mereka sempat saya bawa keliling. Ada yang mengatakan saya menangis melihat kondisi itu. Itu mereka yang bilang, bukan saya. Saya hanya ingin menunjukkan bahwa inilah kondisi Kutai Timur yang sebenarnya,” ungkapnya.
Ardiansyah menegaskan, menghadirkan listrik hingga ke seluruh pelosok desa tetap menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah bersama Wakil Bupati H. Mahyunadi. Karena itu, ia menyambut baik komitmen PLN yang masih melanjutkan pembangunan jaringan listrik pada tahun 2026 dan berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.
“Alhamdulillah tahun ini masih ada lagi beberapa yang mereka berikan. Tahun depan juga masih ada sebagian program-program yang memang sulit terjangkau. Mudah-mudahan PLN bisa segera hadir juga di wilayah-wilayah tersebut pada tahun-tahun selanjutnya,” harapnya.
Melalui kolaborasi yang terus diperkuat antara Pemkab Kutim dan PLN, diharapkan seluruh masyarakat, termasuk yang berada di daerah terpencil, dapat menikmati akses listrik yang andal sebagai penunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. (#*)












