Kutai Timur

Pemkab Kutim Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran Muara Bengkal Ulu

21
×

Pemkab Kutim Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran Muara Bengkal Ulu

Sebarkan artikel ini

MUARA BENGKAL – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada warga terdampak kebakaran di Desa Muara Bengkal Ulu, Kecamatan Muara Bengkal, Selasa (25/8/2026).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kutim, Ernata Hadi Sujito, yang mewakili Bupati Kutai Timur. Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan respons pemerintah daerah terhadap warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat musibah kebakaran.

Kebakaran terjadi pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 03.00 Wita di Jalan Abol Hasan RT 04, Desa Muara Bengkal Ulu. Berdasarkan hasil asesmen Dinas Sosial Kutim, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan berdampak terhadap 18 kepala keluarga (KK) atau 46 jiwa.

Dari jumlah tersebut, empat KK atau 13 jiwa tercatat sebagai warga yang terdampak langsung dan membutuhkan bantuan segera. Sejumlah rumah serta harta benda warga juga mengalami kerusakan dan kehilangan akibat peristiwa tersebut.

Ernata mengatakan, penyaluran bantuan merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang menghadapi kondisi darurat setelah kehilangan tempat tinggal dan kebutuhan pokok sehari-hari.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan respons pemerintah daerah kepada masyarakat yang terkena musibah. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Ernata.

Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan Dinas Sosial Kutim disesuaikan dengan standar operasional prosedur (SOP) dan standar pelayanan minimal (SPM) sesuai ketentuan Peraturan Menteri Sosial Nomor 9 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Dasar pada Standar Pelayanan Minimal Bidang Sosial.

Bantuan pangan yang disalurkan meliputi 21 kilogram gula pasir, 21 dus mi instan, 21 liter minyak goreng, 21 bungkus kopi bubuk, 21 kaleng sarden, 21 kotak teh, serta 21 karung beras masing-masing seberat lima kilogram.

Selain kebutuhan pangan, Dinsos Kutim juga memberikan bantuan bagi kelompok rentan, seperti susu untuk balita dan lansia, bubur bayi, makanan ringan, popok anak dan dewasa, serta perlengkapan mandi anak. Bantuan ini diberikan untuk memastikan kebutuhan warga rentan tetap terpenuhi pascamusibah.

Dukungan juga diberikan dalam bentuk perlengkapan pendidikan dan sandang, meliputi seragam sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA, seragam Pramuka, tujuh paket tas sekolah, tujuh pasang sepatu, serta berbagai kebutuhan sandang seperti sarung, selimut, handuk, pakaian dalam, dan perlengkapan mandi.

Untuk mendukung kebutuhan hunian sementara, Dinsos Kutim turut menyalurkan 18 lembar terpal, 18 matras, 18 bantal, dan 18 set peralatan dapur. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu warga selama menjalani masa pemulihan setelah rumah mereka terdampak kebakaran.

Selain bantuan dari Dinas Sosial, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kutai Timur juga turut memberikan dukungan kepada korban berupa bantuan uang tunai secara simbolis sebesar Rp171 juta.

Ernata menegaskan, pemerintah daerah akan terus berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana dapat tertangani dengan baik.

“Kami berharap masyarakat yang terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas secara bertahap. Pemerintah akan terus hadir dan berkoordinasi untuk membantu masyarakat dalam menghadapi kondisi pascabencana,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *