MUARA BENGKAL – Kebakaran hebat melanda kawasan RT 04, Desa Muara Bengkal Ulu, Kecamatan Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur, Minggu (16/8/2026) dini hari. Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya 14 rumah warga.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 03.04WITA. Api dengan cepat membesar hingga merambat ke sejumlah bangunan di sekitarnya. Warga bersama petugas pemadam kebakaran berjibaku melakukan pemadaman selama kurang lebih dua jam.
Ketua RT 04 Desa Muara Bengkal Ulu mengatakan, berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 14 rumah habis terbakar, sementara 3 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan.

“Data sementara, ada 14 rumah yang habis terbakar dan tiga rumah terdampak atau mengalami kerusakan ringan,” ujar Ketua RT 04.
Kebakaran tersebut berdampak terhadap 18 kepala keluarga (KK) dengan total 46 jiwa. Selain itu, sebanyak lima rumah burung juga dilaporkan habis terbakar.
Menurut keterangan Ketua RT M. Ali, warga dan para korban baru menyadari adanya kebakaran setelah api sudah dalam kondisi membesar. Warga kemudian berupaya melakukan pemadaman dan meminta bantuan petugas.
Untuk penyebab kebakaran, berdasarkan informasi sementara diduga akibat korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih menunggu pemeriksaan dan pendataan lebih lanjut dari pihak terkait.

Akibat kejadian tersebut, warga tidak hanya kehilangan tempat tinggal, tetapi juga berbagai barang berharga. Sejumlah barang yang dilaporkan ikut terbakar antara lain perabot rumah tangga, televisi, mesin cuci, kipas angin, pakaian sehari-hari, pakaian dan perlengkapan sekolah, kartu ATM, dokumen kependudukan, ijazah, berkas penting lainnya hingga uang tunai.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa.
Saat ini, pendataan terhadap kerugian materiil serta kondisi warga terdampak masih dilakukan oleh petugas dan pihak terkait. Data mengenai kerugian total juga masih dalam proses pendataan.
Pemerintah dan pihak terkait diharapkan dapat segera memberikan bantuan kepada warga yang terdampak, terutama kebutuhan dasar dan tempat tinggal sementara bagi para korban kebakaran.(*)












