Kutai Timur

Baru Tiba dari Jakarta, Bupati Kutim Turun Langsung Bantu Pemadaman Karhutla di Kenyamukan

15
×

Baru Tiba dari Jakarta, Bupati Kutim Turun Langsung Bantu Pemadaman Karhutla di Kenyamukan

Sebarkan artikel ini

SANGATTA – Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, langsung menuju lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Kenyamukan, Kecamatan Sangatta Utara, Kamis (15/10/2026) malam, sesaat setelah tiba di Sangatta dari Jakarta.

Kehadiran Ardiansyah di lokasi menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebakaran yang meluas dan mengancam kawasan permukiman warga. Alih-alih beristirahat setelah perjalanan, ia memilih memantau langsung kondisi di lapangan sekaligus membantu proses pemadaman.

Ardiansyah tiba di lokasi sekitar pukul 20.31 Wita. Ia didampingi Kepala Bagian Umum Sekretariat Kabupaten, Uud Sudiharjo, serta Camat Sangatta Utara, Hasdiah Dohi.

Sebelum berangkat menuju lokasi, Ardiansyah telah berkomunikasi dengan petugas melalui radio komunikasi atau handy-talky (HT) untuk mengetahui perkembangan kebakaran dan upaya pengendalian api.

Setibanya di Kenyamukan, ia melihat langsung kobaran api yang bergerak mendekati permukiman. Bersama petugas pemadam kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan relawan, Ardiansyah turut membantu menarik selang pemadam serta mengarahkan semprotan air ke titik-titik yang dinilai rawan.

Kondisi di lapangan tidak mudah. Asap tebal dan panas dari kobaran api menjadi tantangan bagi personel yang berupaya mencegah api menjalar ke rumah warga.

Selain menangani kobaran yang terlihat, petugas juga menghadapi bara api yang masih tersimpan di dalam sekam gambut. Kondisi ini berpotensi memicu kebakaran kembali meskipun api di permukaan telah disiram.

Ardiansyah pun ikut membantu memadamkan bara yang tersisa untuk mengurangi risiko munculnya titik api baru.

Dalam penanganan tersebut, empat unit armada pemadam dikerahkan bersama personel BPBD dan relawan. Upaya pemadaman difokuskan pada pengendalian api, terutama di area yang berbatasan dengan permukiman.

Ardiansyah menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam penanganan kebakaran.

“Ini bukan sekadar tugas regu pemadam. Keselamatan warga adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan kasih kendor. Kita pastikan tidak ada titik api yang menjalar hingga ke rumah warga,” tegasnya.

Ia juga meminta petugas terus memantau arah angin dan mewaspadai bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Penanganan harus dilakukan secara cepat dan terkoordinasi agar kebakaran tidak semakin meluas.

Kebakaran di kawasan Kenyamukan menjadi perhatian karena lokasinya berdekatan dengan permukiman. Karena itu, upaya pemadaman tidak cukup hanya mengendalikan kobaran besar, tetapi juga harus memastikan titik-titik panas yang tersisa benar-benar tertangani.

Keterlibatan Bupati bersama petugas gabungan dan relawan menjadi bagian dari upaya bersama untuk melindungi warga serta mencegah api menjangkau rumah penduduk.

Masyarakat di sekitar lokasi diharapkan tetap waspada dan mengikuti arahan petugas selama proses penanganan kebakaran berlangsung.

Sumber informasi: Pro Kutim, 16 Oktober 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *