Kutai Timur

Empat Wakil Lolos Tingkat Provinsi, 36 Paskibraka Kutim Dikukuhkan

17
×

Empat Wakil Lolos Tingkat Provinsi, 36 Paskibraka Kutim Dikukuhkan

Sebarkan artikel ini

SANGATTA — Sebanyak 36 pelajar terbaik Kabupaten Kutai Timur (Kutim) resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026. Pengukuhan dipimpin langsung oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Bukit Pelangi, Minggu (16/8/2026) pagi.

Pengukuhan tersebut menjadi penanda kesiapan para anggota Paskibraka untuk menjalankan tugas pada rangkaian upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebanyak 36 anggota Paskibraka akan bertugas dalam upacara pengibaran Sang Merah Putih pada pagi hari sekaligus upacara penurunan bendera pada Senin, 17 Agustus 2026, di Halaman Kantor Bupati Kutim.

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat dan disaksikan Wakil Bupati Kutim Mahyunadi, Ketua DPRD Kutim Jimmi, jajaran Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, serta para orang tua anggota Paskibraka.

Kehadiran orang tua turut menambah suasana haru. Rasa bangga terlihat saat para orang tua menyaksikan putra-putri mereka berdiri tegap mengenakan seragam kebesaran Paskibraka.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Bupati Kutim tentang penetapan anggota Paskibraka 2026. Prosesi dilanjutkan dengan pengucapan ikrar, pemasangan kendit secara simbolis kepada perwakilan Paskibraka, menyanyikan lagu Indonesia Raya, hingga sesi foto bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ardiansyah Sulaiman memasangkan kendit secara simbolis kepada Aurel Dendang dari SMAN 2 Sangatta Utara sebagai perwakilan Paskibraka Kutim 2026.

Kabid Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Ketahanan Ekonomi Sosial Budaya dan Agama Kesbangpol Kutim, Hapiah, menyampaikan bahwa ke-36 anggota Paskibraka merupakan hasil seleksi yang dilaksanakan secara ketat.

Menurutnya, menjadi bagian dari Paskibraka tidak hanya memberikan kebanggaan bagi para pelajar, tetapi juga membawa tanggung jawab besar untuk menjalankan tugas dengan disiplin dan penuh dedikasi.

“Menjadi anggota Paskibraka bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi,” ujar Hapiah.

Ia menambahkan, prestasi para pelajar Kutim juga terlihat dari keberhasilan empat putra-putri daerah yang lolos seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Mereka terdiri dari dua putra dan dua putri.

“Ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kita di daerah. Ada empat perwakilan Kutim, yakni dua orang putra dan dua orang putri yang berhasil menembus seleksi tingkat provinsi,” ungkapnya.

Hapiah berharap seluruh anggota Paskibraka mampu melaksanakan tugas dengan maksimal, menjaga kedisiplinan, serta membawa nama baik Kabupaten Kutai Timur.

“Tugas sebagai Paskibraka memiliki makna penting sebagai bagian dari penghormatan terhadap perjuangan kemerdekaan sekaligus menjaga semangat kebangsaan. Harapan kami, mereka bisa menunjukkan performa terbaiknya dan menjaga nama baik Kutai Timur,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *