Kutai Timur

Kutim Pacu Kualitas SDM, IPM Ditargetkan Capai 77,30 pada 2027

6
×

Kutim Pacu Kualitas SDM, IPM Ditargetkan Capai 77,30 pada 2027

Sebarkan artikel ini

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai bagian penting dari pembangunan daerah. Upaya tersebut tercermin dari target peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dalam beberapa tahun ke depan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), IPM Kutai Timur pada 2025 berada di angka 76,48, meningkat 0,58 poin dibandingkan 2024 yang tercatat 75,90.

Pemkab Kutim menargetkan IPM berada pada kisaran 76,70–76,90 pada Perubahan RKPD 2026. Sementara untuk RKPD 2027, target tersebut kembali dinaikkan menjadi 77,00 hingga 77,30.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengatakan, peningkatan IPM tidak sekadar mengejar kenaikan angka statistik. Menurutnya, capaian tersebut harus menggambarkan peningkatan nyata pada kualitas kehidupan masyarakat, terutama melalui pendidikan, kesehatan dan peningkatan standar hidup.

“Peningkatan IPM harus dimaknai sebagai upaya meningkatkan kualitas pembangunan manusia dari sisi pendidikan, kesehatan dan standar hidup layak,” ujarnya dalam pidato pada sidang paripurna DPRD dalam rangka HUT ke-27 Kutai Timur.

Untuk memperkuat sektor pendidikan, Pemkab Kutim menjalankan sejumlah program, di antaranya Beasiswa Kutim Tuntas dan Kutim Stimulan, beasiswa bagi 1.000 hafiz/hafizah setiap tahun, serta bantuan buku, seragam dan sepatu secara gratis untuk peserta didik mulai jenjang PAUD hingga SLTP.

Program tersebut turut diarahkan untuk meningkatkan indikator pendidikan. Angka Harapan Lama Sekolah (HLS) Kutim meningkat dari 13,02 tahun pada 2024 menjadi 13,22 tahun pada 2025.

Dari sektor kesehatan, Angka Harapan Hidup Kutai Timur pada 2025 mencapai 74,87 tahun, naik 0,32 tahun dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara indikator standar hidup layak juga mengalami peningkatan, dengan pengeluaran riil per kapita yang disesuaikan mencapai sekitar Rp12,76 juta per tahun pada 2025.

Pemerintah daerah menilai peningkatan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan ekonomi harus berjalan beriringan. Dengan demikian, pertumbuhan pembangunan tidak hanya tercermin dari indikator ekonomi, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup masyarakat.

Target IPM hingga 77,30 pada 2027 menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi pembangunan Kutai Timur 2025–2029, yakni “Terwujudnya Kutai Timur Tangguh, Mandiri dan Berdaya Saing.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *