Nusantara

Presiden Prabowo Tinjau Pembangunan 600 Rumah Hunian Danantara untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang

30
×

Presiden Prabowo Tinjau Pembangunan 600 Rumah Hunian Danantara untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang

Sebarkan artikel ini


Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meninjau langsung lokasi pembangunan rumah hunian Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (1/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan pembangunan hunian layak bagi masyarakat terdampak bencana sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana.


Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo meninjau unit rumah berukuran 4,5 × 4,5 meter yang telah dilengkapi berbagai fasilitas dasar penunjang kenyamanan penghuni. Fasilitas tersebut meliputi tempat tidur, kipas angin, lemari, akses jaringan internet, serta sambungan listrik untuk mendukung kebutuhan sehari-hari warga.


Rumah hunian Danantara dirancang sebagai hunian sementara yang aman dan layak bagi warga terdampak bencana selama proses rehabilitasi dan rekonstruksi berlangsung. Penyediaan tempat tinggal yang memadai menjadi prioritas pemerintah agar masyarakat dapat segera kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.


Pembangunan rumah hunian Danantara di Aceh Tamiang telah dimulai sejak 24 Desember 2025. Pada tahap awal, sebanyak 600 unit rumah dibangun di Kampung Simpang 4, Kecamatan Karang Baru.


Secara keseluruhan, pemerintah melalui Danantara menargetkan pembangunan hingga 15.000 unit rumah hunian dalam waktu tiga bulan di wilayah terdampak bencana, meliputi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Program ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat di kawasan terdampak.

Selain fasilitas dasar, kawasan hunian Danantara juga dilengkapi fasilitas komunal yang dapat dimanfaatkan bersama oleh para penghuni. Fasilitas tersebut antara lain dapur bersama, toilet, taman bermain anak, serta musala sebagai sarana ibadah dan interaksi sosial warga.


Pembangunan rumah hunian Danantara tahap pertama ini merupakan hasil kolaborasi tujuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sinergi tersebut mencerminkan komitmen kuat pemerintah bersama BUMN dalam menghadirkan solusi cepat, terpadu, dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak bencana di berbagai daerah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *