RANTAU PULUNG – Kehadiran underpass milik PT Kaltim Nusantara Coal (KNC) di STA 37, Desa Pulung Sari, Kecamatan Rantau Pulung, diharapkan membawa dampak positif bagi kehidupan masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran transportasi dan pertumbuhan ekonomi lokal.
Beroperasinya akses khusus kendaraan operasional tambang tersebut dinilai menjadi solusi untuk mengurangi persinggungan antara kendaraan hauling batu bara dengan lalu lintas masyarakat yang selama ini melintasi kawasan tersebut.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas pendukung seperti underpass merupakan bentuk kontribusi perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
Menurutnya, investasi pertambangan semestinya tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi daerah dan masyarakat.
Ia berharap keberadaan perusahaan dapat membuka lebih banyak kesempatan kerja, mendorong tumbuhnya usaha masyarakat, serta memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan.
Sementara itu, Camat Rantau Pulung, Vita Nurhasanah, menyambut positif pembangunan underpass tersebut. Ia menilai fasilitas ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Dengan akses transportasi yang lebih lancar, masyarakat diharapkan dapat menjalankan pekerjaan, mendistribusikan hasil usaha, serta melakukan kegiatan perdagangan tanpa terlalu terganggu aktivitas kendaraan operasional tambang.
Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung juga berharap kolaborasi antara pemerintah dan pihak perusahaan dapat terus ditingkatkan, terutama dalam pembangunan fasilitas umum dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Keberadaan underpass KNC ini diharapkan menjadi salah satu contoh bagaimana investasi sektor pertambangan dapat berjalan beriringan dengan kepentingan masyarakat serta mendukung pembangunan daerah di Kabupaten Kutai Timur.
#KutimHEBAT #KutaiTimur #RantauPulung #UnderpassKNC #ceritasangattaku












