Kutai TimurPemerintahan

HUT ke-26 Kutim, Bupati Ardiansyah Sulaiman Paparkan Capaian dan Strategi Pembangunan

343
×

HUT ke-26 Kutim, Bupati Ardiansyah Sulaiman Paparkan Capaian dan Strategi Pembangunan

Sebarkan artikel ini

Sangatta — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Kutai Timur, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menggelar Rapat Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Kutim, Kamis (9/10/2025). Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi dan arah strategis pembangunan daerah, dengan Bupati Kutai Timur, H. Ardiansyah Sulaiman, memaparkan berbagai capaian kinerja sekaligus strategi pembangunan ke depan.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menyampaikan rasa syukur atas perjalanan Kutim selama 26 tahun, serta menegaskan komitmen Pemkab untuk mewujudkan “Kutim Tangguh, Mandiri, dan Berdaya Saing.”

“Kutim terus berbenah. Pembangunan kita lakukan secara bertahap, terukur, dan berkeadilan agar manfaatnya dirasakan masyarakat hingga pelosok desa,” ujar Ardiansyah di hadapan jajaran Forkopimda, anggota DPRD, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan.

Capaian Pembangunan Daerah

Dalam paparannya, Bupati membeberkan sejumlah capaian positif pembangunan Kutai Timur selama satu tahun terakhir.

  • Pertumbuhan ekonomi Kutim pada tahun 2024 mencapai 9,82 persen, jauh di atas rata-rata provinsi maupun nasional.
  • Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 75,90, menunjukkan kemajuan di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan.
  • Tingkat kemiskinan berhasil ditekan dari 9,06 persen (2023) menjadi 8,81 persen (2024).

Capaian tersebut, lanjut Ardiansyah, merupakan hasil kerja keras bersama antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.

Arah dan Strategi Pembangunan ke Depan

Untuk memperkuat pencapaian itu, Pemkab Kutim telah menyiapkan 50 program unggulan yang dibagi ke dalam tiga klaster pembangunan, yakni:

  1. Kutim Hebat – berfokus pada peningkatan pelayanan publik, ekonomi, dan infrastruktur.
  2. Desa Hebat – menekankan pemerataan pembangunan di pedesaan.
  3. Kota Hebat – mendorong pengembangan wilayah perkotaan agar lebih modern dan produktif.

Beberapa prioritas yang akan dijalankan meliputi:

  • Perbaikan serta pemeliharaan jaringan jalan dan jembatan di seluruh kecamatan.
  • Pengamanan sumber air baku serta pemanfaatan kolam bekas tambang untuk penyediaan air bersih.
  • Pembangunan energi terbarukan (solar cell komunal) di desa-desa terpencil.
  • Pembangunan 1.000 unit Rumah Layak Huni (RLH) dan renovasi 5.000 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam lima tahun.
  • Pengembangan sektor pertanian dan pariwisata, dengan target pembukaan 100 ribu hektare lahan pertanian/perkebunan dan 5 ribu hektare tambak.
  • Program peningkatan SDM, seperti beasiswa “Kutim Tuntas” dan beasiswa 1.000 Hafidz/Hafizah setiap tahun.
  • Penguatan ekonomi rakyat melalui pemberian modal usaha hingga Rp25 juta per UMKM serta optimalisasi Balai Latihan Kerja (BLK).

Pendanaan dan Kolaborasi

Dalam mendukung pembiayaan pembangunan, Ardiansyah menegaskan bahwa Pemkab Kutim tidak hanya bergantung pada APBD, tetapi juga akan memaksimalkan dana APBN, kerjasama antar-daerah, serta Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kutim.

“Sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat menjadi kunci untuk mewujudkan Kutim yang semakin maju dan sejahtera,” tegasnya.

Penutup

Bupati Ardiansyah berharap di usia ke-26 tahun ini, semangat gotong royong dan kerja sama lintas sektor terus tumbuh, agar Kutai Timur dapat menjadi daerah yang tangguh menghadapi tantangan pembangunan, serta memberikan kesejahteraan bagi seluruh warganya.


Penulis: Admin Redaksi


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *